Blog
-
Beginikah Nasib Sampah…?
Sampah menjadi masalah utama di dunia apalagi sampah masyarakar ini tiap hari manusia memproduksi sampah baik dari limbah rumah tangga atau pun dari sisa aktivitas manusia.
-
Training Advokasi Lingkungan Berbasis Jurnalisme
Salam Lestari…..! Mengakhiri bulan Januari 2016, Mawapala telah menyelenggarakan training advokasi lingkungan berbasis jurnalisme yaitu tanggal 30 – 31 Januari 2016, bekerjasama dengan AJI (Aliansi jurnalis independen) kota semarang dan PBHI (Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak asasi Manusia Indonesia) Jawa Tengah. Sabtu (30/1/2016) training ini dibuka oleh Prof. Dr. H Suparman, yang merupakan wakil rektor…
-
Suku Samin (Bagian 1)
A. Pendiri Suku Samin Samin Surosentiko lahir pada 1859 dengan nama Raden Kohar di Desa Ploso Kedhiren, Randublatung Kabupaten Blora. Ayahnya bernama Raden Surowijaya atau Samin Sepuh. Ia mengubah namanya menjadi Samin Surosentiko sebab Samin adalah sebuah nama yang bernafas wong cilik. Samin Surosentiko masih mempunyai pertalian darah dengan Kyai Keti di Rajegwesi, Bojonegoro dan…
-
Pengembaraan Angkatan Candra Kartika di Suku Samin
Oleh: Angkatan Candra Kartika Seminggu kami delapan bersaudara melakukan pengembaraan di Blora yaitu melakukan ekspedisi disuku samin serta advokasi lingkungan di Todanan. Suku Samin yang kami kunjungi yaitu suku samin yang berada di desa Klopo dhuwur kec. Blora . satu hal yang harus diketahui bahwa suku samin merupakan komunitas yang lebih senang disebut sedulur sikep.…
-
Upaya Pengembangan Tyto Alba sebagai Pengendali Hama Tikus di Tlogoweru
Oleh: Anita Dewi H. (Kawan Pulas) & Erna Listiyaningrum (Kawan Donat) Tikus sawah (Rattus argentiventer) merupakan hama yang sering kali membuat pusing para petani. Terutama yang dirasakan oleh para petani di desa Tlogoweru, kecamatan Guntur, kabupaten Demak. Hal ini disebabkan tikus sangat sulit dikendalikan karena tikus memiliki daya adaptasi , mobilitas dan kemampuan untuk berkembang…
-
JEJAK KAKI DI PULAU SULAWESI BERSAMA MAWAPALA
Keyakinan 6 orang dari anggota Mawapala untuk menelusuri bagian dari pulau Sulawesi. Keenam orang ini, diantaranya Bedes, Musang, Coker, Podol, Tumpi, dan Cemu. Banyak kendala yang sempat menghampiri ketika ingin mewujudkan mimpi sampai ke sana, tapi Alhamdulillah terlaksanalah kegiatan ini. Kendala yang sempat menurunkan semangat kita dalam eksplorasi pun selalu menemani.