{"id":1774,"date":"2024-06-24T21:01:00","date_gmt":"2024-06-24T14:01:00","guid":{"rendered":"https:\/\/mawapala.walisongo.ac.id\/?p=1774"},"modified":"2025-01-24T06:15:36","modified_gmt":"2025-01-23T23:15:36","slug":"menelusuri-jejak-keasrian-sebuah-perjalanan-di-hutan-mendolo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mawapala.walisongo.ac.id\/index.php\/2024\/06\/24\/menelusuri-jejak-keasrian-sebuah-perjalanan-di-hutan-mendolo\/","title":{"rendered":"Menelusuri Jejak Keasrian: Sebuah Perjalanan di Hutan Mendolo"},"content":{"rendered":"\n<p>Mahasiswa Walisongo Pencinta Alam atau yang biasa dikenal dengan sebutan<br>MAWAPALA adalah Unit kegiatan Mahasiswa yang berada dibawah naungan UIN<br>Walisongo Semarang. Mawapala memiliki jenjang pendidikan yang harus ditempuh dari<br>Warga Muda sampai ke Warga Penuh. Salah satu jenjang pendidikan yang ditempuh kali ini<br>adalah Wajib Medan 2. Kegiatan ini bertujuan sebagai media kader untuk mengaplikasikan<br>materi-materi yang telah didapat pada saat masa bimbingan.<br>Jumat, 14 Juni 2024 Warga Muda Mawapala melaksanakan Wajib Medan 2 yang<br>berlokasi di Hutan Mendolo Kecamatan Lebakbarang Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa<br>Tengah. Kegiatan diikuti oleh 3 Warga Muda dan 5 Pendamping. Diawali dengan persiapan<br>dan packing di basecamp Mawapala pukul 10.00 \u2013 16.06 WIB, kemudian dilanjutkan dengan<br>briefing dan doa untuk menuju ke lokasi. Sebelum menuju ke lokasi kami berhenti terlebih<br>dahulu untuk mengisi bensin di SPBU Mangkang, setelah itu kami melanjutkan perjalanan.<br>Pada pertengahan perjalanan kami berhenti sejenak untuk melaksanakan shalat maghrib<br>pukul 18.27 WIB setelah itu kami melanjutkan perjalanan pada pukul 18.35 WIB. Setelah<br>menempuh perjalanan kurang lebih 4 jam, kami tiba di Kota Pekalongan. Sebelum kami<br>menuju tempat persinggahan, kami berhenti sejenak untuk makan malam pukul 20.16 \u2013<br>20.37 WIB. Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan dan sampai di rumah salah satu warga<br>Desa Mendolo yang akan kami jadikan sebagai tempat istirahat. Sesampainya ditempat kami<br>langsung bersih-bersih, salat dan makan pada pukul 21,52 WIB. Kemudian kami<br>melaksanakan evaluasi dan briefing pukul 21.52 \u2013 23.26 WIB. Setelah semua selesai kami<br>melanjutkan istirahat dan tidur untuk melanjutkan kegiatan kami di esok hari.<br>Sabtu, 15 Juni 2024 pukul 04.30- 05.05 WIB kami bangun dan melakukan salat<br>subuh. Setelah itu, kami mempersiapkan apa saja yang akan digunakan pada saat aplikasi<br>materi entah dari peralatan ataupun yang lainnya. Sebelum kami berkegiatan, kami masak<br>terlebih dahulu dan sarapan pada pukul 05.05 \u2013 07.36 WIB. Setelah masak dan sarapan kami<br>menuju ke lapangan SD yang berada Hutan Mendolo untuk melaksanakan morning briefing<br>dan pemanasan. Selesai itu, pukul 07.50 WIB kami melanjutkan aplikasi materi Analisis<br>Vegetasi yang sudah kami pelajari pada saat masa bimbingan. Peserta yang ikut serta dalam<br>kegiatan Wajib Medan 2 kali ini beranggotakan 8 orang dari Mawapala yang terdiri dari 3<br>Warga Muda yaitu Sinta Fatika S (Kawan Sendi), Faza Pradnya M (Kawan Wara), Nur<br>Rahmaddani (Kawan Lerry) serta 5 pendamping yaitu Amanda Yuliastuti (Kawan Cemara),<br>Siti Anisatul M (Kawan Hole), Luthfi Ulu M (Kawan Gembeng), Fitriah Nurhayati (Kawan<br>Ac), dan Rizki Ariyadin M (Kawan Tupai) dan dibantu oleh 2 anggota PPM Desa Mendolo<br>yaitu mas Iman dan mas Tohir. Aplikasi materi yang kami lakukan pertama yaitu Analisis<br>Vegetasi, dalam aplikasi materi ini kami menggunakan metode kuadrat berpetak. Metode ini<br>menggunakan area sampling dua dimensi dengan ukuran berbentuk persegi, petak persegi<br>panjang, maupun petak bundar. Pada aplikasi materi kali ini kami menggunakan ukuran<br>10&#215;10 m untuk analisis pohon dan tiang, 5&#215;5 m untuk analisis pancang, 2&#215;2 m untuk analisis<br>semai. Dalam pengambilan data kami membagi tugas menjadi 3 yaitu Kawan Sendy sebagai<br>pengukur, Kawan Larry sebagai labeling, dan Kawan Wara sebagai notulensi. Labeling<br>bertugas untuk menghitung vegetasi yang berada di dalam plot dan mengambil sampling<br>vegetasi untuk di identifikasi, pengukur bertugas mengukur diameter dan tinggi salah satu<br>vegetasi, notulensi bertugas mencatat hasil dari diameter dan tinggi vegetasi yang sudah<br>diukur. Pada pukul 12.00 WIB kami berhenti dan melakukan isama dan dilanjutkan<br>pengaplikasian pukul 12.30 \u2013 15.20 WIB. Pada saat kegiatan berlangsung kami hanya<br>mendapatkan 4 plot yang seharusnya target kami 6 plot saat aplikasi materi, dikarenakan vegetasi yang sama dan mendominasi di setiap tempat, serta pada saat kegiatan kami terkena<br>hujan yang membuat kami terkendala. Aplikasi materi kedua yaitu Pengamatan Burung<br>(Birdwatching) pada pukul 15.20 WIB. pengamatan kali ini kami hanya mengamati dan<br>mengidentifikasi jenis burung yang berada di wilayah tersebut. Setelah aplikasi materi<br>pengamatan selesai, kemudian dilanjutkan kembali menuju tempat menginap untuk<br>melaksanakan isama. Pada pukul 20.00 WIB kami melaksanakan wawancara di basecamp<br>PPM Desa Mendolo yang di narasumberi oleh Mas Hudi sebagai ketua PPM Desa Mendolo.<br>Selesai melakukan wawancara kami kembali ke tempat penginapan untuk melakukan<br>evaluasi pada pukul 21.19 \u2013 00.37 WIB. Setelah itu kami melakukan istirahat dan tidur.<br>Minggu, 26 Mei 2024 kami bangun dan melakukan salat subuh. Setelah itu, kami<br>mulai persiapan pukul 04.30 &#8211; 05.45 WIB. Dikarenakan waktu aplikasi materi yang terlalu<br>pagi, jadi kami meminta bantuan kepada salah satu pendamping untuk menyiapkan sarapan.<br>Setelah itu, kami menuju ke lapangan yang berada di bawah untuk melakukan morning<br>briefing, selesai morning briefing pukul 06.06 WIB kami melanjutkan untuk pengaplikasikan<br>materi Pengamatan Burung. Pada Pengamatan Burung kali ini kami menggunakan metode<br>point counter atau IPA. Burung yang dijumpai di setiap stasiun yang panjangnya 20 m dicatat<br>dan dihitung jumlahnya selama 30 menit. Prinsip kerja pengamatan yaitu pengamatan<br>terhadap semua burung yang ditemui dan hasilnya dicatat ke dalam lembar pengamatan,<br>mengidentifikasi spesies burung yang ditemukan dan menganalisis data. Jenis burung yang<br>kami temukan memiliki jenis spesies yang berbeda, contohnya seperti, Jinjing Batu, Walet<br>Linci, Punai Pengantin, Elang Ular Bido, dan masih banyak lagi. Selesai aplikasi pukul 09.37<br>WIB kami menuju ke rumah warga yang kami tempati untuk melaksanakan sarapan dan<br>isama sampai pukul 11.00 WIB. Setelah itu, kami melakukan bersih-bersih dan packing<br>untuk kembali ke Basecamp Mawapala. Sebelum kami melakukan perjalanan kami<br>melakukan evaluasi sampai pukul 12.37 WIB. Pada pukul 13.11 WIB kami melaksanakan<br>perjalanan pulang menuju Basecamp Mawapala. Namun, sebelum itu kami berpamitan dan<br>foto bersama terlebih dahulu sebagai dokumentasi kegiatan kami. Pukul 16.08 WIB kami<br>berhenti sejenak untuk makan siang. Kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju<br>Basecamp Mawapala dan sampai pada pukul 17.39 WIB. Setelah itu kami melaksanakan membersihkan alat yang sudah kami gunakan pada saat kegiatan dan cheklist untuk<br>memastikan perlengkapan yang kami gunakan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mahasiswa Walisongo Pencinta Alam atau yang biasa dikenal dengan sebutanMAWAPALA adalah Unit kegiatan Mahasiswa yang berada dibawah naungan UINWalisongo Semarang. Mawapala memiliki jenjang pendidikan yang harus ditempuh dariWarga Muda sampai ke Warga Penuh. Salah satu jenjang pendidikan yang ditempuh kali iniadalah Wajib Medan 2. Kegiatan ini bertujuan sebagai media kader untuk mengaplikasikanmateri-materi yang telah didapat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-1774","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mawapala.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1774","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mawapala.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mawapala.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mawapala.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mawapala.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1774"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mawapala.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1774\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1775,"href":"https:\/\/mawapala.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1774\/revisions\/1775"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mawapala.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1774"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mawapala.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1774"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mawapala.walisongo.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1774"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}